Sektor Properti Dan Real Estat Loyo Yang Masih Berjalan

Pedaksimuda.comSektor Properti Dan Real Estat Loyo Yang Masih Berjalan – Kata dari kategori tersebut menempati posisi paling bancos sepanjang tahun berjalan. lantas apa yang menjadi penekan dan saham mana yang masih menjadi pilihan?

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per penutupan perdagangan, indeks IDX Sector Property dan Estat terpantau mengalami koreksi 14,91 persen secara year-to-date sekaligus menjadi sektor dengan kinerja paling buruk diantara lainnya.

Analis Philip Sekuritas Anugrah Zamzami Nasr menuturkan, sepanjang tahun berjalan kinerja sektor ISXPROP tertekan utamnay oleh penurunan saham PT Polluzx Properti Indonesia (POLL) yang anjlok 60,80 persen secara year to date.

Dia Menjelasakn bahwa, POLL memiliki kapitalisasi yang terbilang besar di sektor properti dan real estat, bahkan menduduki posisi kelima terbesar. Alhasil kinerjanya ikut menyeret indeks IDXPROP jauh kebawha.

Baca Juga:

Disisi lain, POLL dinilai sudah banyak membukukan kenaikan pada 2019 dan akhir 2020 tahu lalu dan secara volume perdagangan cendrung tidak likuid. Begitu pula secra valuasi sudah cendrung mahal.

“Mungkin kalau POLL tidak jatuh sedalam ini, penurunan sektor IDXPROP tidak terlalu dalam juga. Kontributor lainnya kepada penurunan sektor adalah KOTA, LPKR, PWON, PRO, BSDE,” ujar Anugerah.

Meski saat ini masih terpuruk, Anugerah menilai masih ada kemungkinan untuk sektor properti bangkit di tahun ini, khususnya pasca lebaran dan jelang paruh kedua 2021. Apalgi menurutnya properti biasanya positif ketika suku nbunga sedang rendah.

Lebih lanjut, Anugerah juga menyebut beberapa saham properti dan real estat yang kiranya masih layak dikoleksi investor, antara lain CTRA (target price consensus: 1340), SMRA (target price consensus: 1060), dan BSDE (target price consensus: 1470).

Leave a Reply

Your email address will not be published.