Penjelasan Outline: Syarat, Manfaat, dan Cara Membuatnya

By | October 19, 2022

Redaksimuda.com – Hallo sahabat semuanya, kembali lagi nih dengan admin yang baik ini. Pada pertemuan kali ini admin akan membahas mengenai Penjelasan Outline: Syarat, Manfaat, dan Cara Membuatnya.

Bagaimana cara membuat garis besar di google docs atau ms word? Seringkali sebelum menulis makalah kita dihadapkan pada hal-hal rumit tentang data, ide, dan materi yang akan dimasukkan ke dalam tulisan kita.

Oleh karena itu, membuat garis besar adalah salah satu cara untuk membuat kertas terlihat lebih terstruktur dan tidak berantakan.

Kali ini kosngosan akan membahas contoh dan cara membuat outline yang baik dan benar.

Nah Pasti Anda sangat penasaan sekali dengan pembahasan admin yang satu ini, maka dari itu Anda harus terus ikuti artikel admin sampai selesai.

Dibawah ini admin akan membertikan kepada Anda pembahasannya secara lengkap mengenai Outline ini.

BACA JUGA:

Apa Itu Outline?

Apakah Anda sering mendengar kata outline? Menurut bahasa adalah bingkai, peregangan, garis besar, atau stroke.

Jadi, outline adalah rencana penulisan yang berisi garis besar esai yang akan dikerjakan dan merupakan serangkaian ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.

Jika Anda seorang penulis, tentu saja Anda membutuhkan garis besar untuk membuat kerangka penulisan.

Apa manfaat dari garis besar dan cara membuatnya? Mari kita lihat ulasan di artikel berikut.

Manfaat Outline

Seperti yang dijelaskan di awal, kerangka kerja esai adalah rencana penulisan yang berisi garis besar esai yang akan dikerjakan, dan merupakan serangkaian ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur dan teratur.

Lebih ringkas kami telah merangkum manfaat garis besar untuk kebutuhan tulisan Anda.

  • Pastikan tulisan itu konseptual, menyeluruh, dan terarah.
  • Tulis esai secara teratur. Kerangka esai membantu penulis untuk melihat ide-ide secara sekilas, sehingga dapat dipastikan apakah pengaturan dan keterkaitan antara ide-ide itu benar, apakah ide-ide itu disajikan dengan baik, harmonis dalam pertimbangannya.
  • Buatlah mudah bagi penulis untuk membuat klimaks yang berbeda. Setiap tulisan dikembangkan menuju klimaks tertentu. Tetapi sebelum mencapai klimaks dari keseluruhan esai, ada sejumlah bagian yang berbeda-beda pentingnya dengan klimaks utama sebelumnya. Setiap bagian juga memiliki klimaksnya sendiri di bagiannya. Agar pembaca dapat terpikat terus menerus menuju klimaks utama, susunan bagian-bagiannya juga harus diatur sehingga dapat dicapai klimaks yang berbeda yang dapat memikat perhatian pembaca.
  • Hindari mengerjakan topik dua kali atau lebih. Ada kemungkinan bahwa suatu bagian perlu dibahas dua kali atau lebih, sesuai dengan kebutuhan setiap bagian esai. Namun, mengerjakan suatu topik hingga dua kali atau lebih tidak diperlukan, karena hanya akan berdampak buruk; misalnya, jika penulis tidak menyadari dengan baik bahwa pendapatnya tentang topik yang sama di bagian sebelumnya berbeda dari yang diungkapkan di bagian selanjutnya, atau bahkan saling bertentangan. Ini tidak bisa diterima. Di sisi lain bekerja pada topik lebih dari sekali adalah buang-buang waktu, tenaga dan materi. Jika tidak dapat dihindari maka penulis harus menentukan di bagian pada topik yang akan dijelaskan, sementara di bagian lain hanya dengan menunjuk ke bagian pada topik.
  • Memudahkan penulis untuk menemukan bahan pembantu. Dengan menggunakan rincian dalam kerangka esai penulis, ia akan dengan mudah menemukan data atau fakta untuk mengklarifikasi atau membuktikan pendapatnya. Atau data dan fakta yang telah dikumpulkan akan digunakan di bagian mana dari esai.

Ketika kerangka kerja siap, anda dapat meninjau konten lagi. Di sini Anda dapat mengecilkan materi jika tidak perlu berdiskusi atau mungkin Materi terlalu berbelit-belit.

Dengan melakukan penyusutan ini pembaca akan melihat bentuk, ide, struktur, dan nilai umum esai. Kerangka buket adalah miniatur atau prototipe kerangka.

Dalam bentuk miniatur ini esai dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyeluruh, tidak independen.

BACA JUGA:

Syarat-syarat Outline

Agar garis besar yang kami buat sesuai dengan manfaat yang dijelaskan di atas, pertama-tama pahami ketentuan garis besarnya.

  1. Tesis atau pengungkapan niat harus jelas. Pilih topik yang khas, lalu tetapkan tujuan yang jelas. Kemudian buat tesis atau pengungkapan niat.
  2. Setiap unit hanya berisi satu ide. Jika ada lebih dari satu ide, unit harus dirinci.
  3. Poin-poin dalam kerangka esai harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pemikiran diilustrasikan dengan jelas.
  4. Harus menggunakan simbol yang konsisten.

Baik atau tidak garis besarnya terletak pada kekuatan analisis penulis. Analisis penulis dipengaruhi oleh pengetahuan yang luas.

Tentu saja untuk mendapatkannya, penulis harus melakukan upaya seperti banyak membaca, mengamati, dan terus berlatih.

Sebelum melanjutkan ke topik tentang cara membuat garis besar buku, pertama-tama identifikasi dua bentuk garis besar. Garis besar atau daftar isi berdasarkan sifatnya dibagi menjadi dua bentuk.

Outline Karangan sementara. Garis bentuk ini juga disebut kerangka nonformal. Garis besar ini digunakan untuk topik yang sederhana, tidak rumit dan segera dikerjakan.

Outline Formal. Gunakan garis besar untuk topik yang kompleks, dan tidak terburu-buru untuk menulis.

Cara Membuat Outline Yang Baik

Pada dasarnya, untuk menyusun esai, langkah pertama diperlukan untuk membentuk kebiasaan teratur dan sistematis yang memudahkan kita mengembangkan esai.

Jika Anda sudah memahami konteks di atas, mari kita tinjau cara membuat garis besar yang baik.

  1. Tentukan tema dan judul

Seperti arah tujuan, pada titik ini Anda harus berpikir tentang di mana tulisan Anda akan? Ketika kita menulis, apa yang kita tulis? Ini adalah fungsi Menentukan tema dan judul.

Tema adalah materi pelajaran, masalah, atau subjek yang mendasari esai. Sedangkan judul adalah kepala esai.

Jika tema liputan lebih besar dan menyangkut masalah yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (pointer singkat) dari isi esai yang akan ditulis.

Bagi penulis pemula perlu memperhatikan beberapa hal penting agar tema yang diangkat mudah dikembangkan. diantaranya :

  • Jangan mengambil tema yang bahasanya terlalu luas.
  • Pilih tema yang kami sukai dan yang kami yakini dapat kami kembangkan.
  • Pilih tema yang sumber daya atau bahan kita dapat dengan mudah memperoleh
  1. Mengumpulkan bahan

Setelah menentukan tujuan dan siap melangkah, lalu Bekal apa yang harus anda bawa? Sebelum melanjutkan menulis, perlu ada materi yang menjadi bekal dalam menunjukkan keberadaan tulisan. Ini adalah fungsi mengumpulkan bahan.

Ada banyak sumber yang bisa anda buat bahan. Untuk membiasakan diri, kumpulkan kliping masalah tertentu (biasanya menarik bagi penulis) di berbagai bidang dengan rapi.

Metode ini tergantung pada kenyamanan penulis, intinya adalah memastikan kliping yang Anda kumpulkan diverifikasi dan dapat menjadi fondasi secara tertulis.

BACA JUGA:

  1. Pemilihan Bahan

Sudah ada ketentuan, dan mulai berjalan, tetapi ketentuan mana yang harus dibawa? Agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu untuk memilih bahan yang sesuai dengan tema diskusi. Polanya adalah melalui klarifikasi tingkat urgensi materi yang telah dikumpulkan dengan cermat dan sistematis. Cara adalah:

  • Catat hal-hal penting sebanyak yang anda bisa.
  • Jadikan membaca sebagai kebutuhan.
  • Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan ilmiah.
  1. Buat garis besar

Jika semua belak yang dipilih sudah siap, lalu mana yang harus kita pergi dulu? Ini adalah fungsi kami untuk membuat garis besar atau kerangka kerja.

Kita perlu mengaturnya selangkah demi selangkah agar tujuan awal kita secara tertulis tidak hilang atau melebar di tengah jalan. Garis besar ini menguraikan setiap topik atau masalah menjadi beberapa diskusi yang lebih terfokus dan terukur.

Ingat, garis besar belum tentu sama dengan daftar isi, atau deskripsi per bab. Outline adalah catatan kecil yang dapat diubah setiap saat dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.

Akhir Kata

Demikianlah informasi yang bisa admin sampaikan mengenai Penjelasan Outline: Syarat, Manfaat, dan Cara Membuatnya. Semoga saja informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *