Mengintip Harga Bitcoin Cs Saat Bursa Saham Runtuh Dimana-mana

By | October 3, 2022

Redaksimuda.com – Ok good people, jumpah dengan admin yang kece ini. Pada pertemuan kali ini admin akan membahas mengenai Mengintip Harga Bitcoin Cs Saat Bursa Saham Runtuh Dimana-mana.

Harga cryptocurrency utama diamati bervariasi dalam perdagangan Jumat (30/9/2022), di tengah perlambatan di pasar saham global.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09: 20 WIB, Bitcoin melemah 0,35% ke posisi harga US$ 19.411, 17/coin atau setara dengan Rp 295.049.784/coin (dengan asumsi nilai tukar Rp 15.200/US$). Sedangkan untuk Ethereum terkoreksi 0,87% ke posisi US$ 1.329, 85/coin atau Rp 20.213.720/coin.

Namun, beberapa alternatif koin digital (token) (Altcoin) diamati menguat, seperti XRP yang meroket 7,24% menjadi US$ 0,4765/koin (Rp 7.243/koin) dan Solana yang menguat 1,59% menjadi US$ 34,13/koin (Rp 518.776/koin).

BACA JUGA:

Dibawah ini perlua kalian ketahui informasi lebih lanjutnya, maka dari itu kalian harus terus ikuti artikel admin sampai dengan selesai.

Pergerakan 10 Cryptocurrency Utama Hari Ini

Nah sahabat semuanya, dibawah ini admin akan memberikan kepada kalian sebuat tabel pergerakan 10 crypto utama hari ini.

CryptocurrencyDalam Dolar ASDalam RupiahPerubahan Harian (%)Perubahan 7 Hari (%)Kapitalisasi Pasar (US$ Miliar)
Bitcoin (BTC)19.411,17295.049.784-0,35%0,54%373,56
Ethereum (ETH)1.329,8520.213.720-0,87%0,16%163,66
Tether (USDT)1,0015.2000,01%0,01%67,96
USD Coin (USDC)1,0015.2000,00%-0,00%48,58
BNB284,084.318.0160,35%-3,56%45,90
XRP0,47657.2437,24%-1,98%23,81
Binance USD (BUSD)0,999915.198-0,03%-0,02%21,05
Cardano (ADA)0,43666.6360,09%0,09%14,97
Solana (SOL)34,13518.7761,59%5,02%12,12
Dogecoin0,06051920-0,24%0,75%8,05

Bitcoin bertahan di sekitar US $ 19.000 hari ini, di tengah jeda lain di pasar saham global karena investor masih khawatir tentang potensi resesi ekonomi global.

Di tengah perlambatan pasar saham, pasar memperdebatkan korelasi antara pasar saham dan pasar crypto, di mana pergerakan crypto kali ini tidak sejalan dengan pergerakan pasar saham.

Ketika pasar saham masih terkena aksi jual dan membuat pergerakannya bearish lagi, namun di pasar crypto masih fluktuatif, meskipun masih dalam tren bearish.

“Korelasi Bitcoin dengan saham teknologi tetap ada, tetapi tidak seburuk dulu,” kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda.

“Tampaknya Wall Street percaya bahwa crypto mendekati garis bawah dan akan menjadi strategi diversifikasi yang menarik begitu hasil Treasury mencapai puncaknya,” Tambah Moya.

BACA JUGA:

Pasar saham Global kembali lesu karena kekhawatiran pelaku pasar bahwa resesi tidak akan menghentikan bank sentral AS (Federal Reserve / The Fed) untuk menaikkan suku bunga.

Hal ini sejalan dengan survei Reuters, di mana The Fed akan semakin agresif menaikkan suku bunga, dan ‘penderitaan’ yang lebih besar akan datang.

59 dari 83 ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lagi sebesar 75 basis poin pada bulan November.

Kemudian, pada bulan Desember, The Fed diperkirakan akan menaikkan 50 basis poin lagi menjadi 4,25-4,5%.

Menurut perkiraan, suku bunga Fed akan berada pada level tertinggi sejak awal 2008, atau sebelum krisis keuangan global.

Sebelum mengoreksi lagi, pasar saham Global Rebound setelah kabar baik datang dari Inggris, di mana Bank of England (BoE) berencana untuk membeli obligasi untuk menenangkan kekacauan pasar dan menstabilkan pound lagi.

BACA JUGA:

Namun demikian, pada kenyataannya, pound melemah 1% terhadap dolar AS ke posisi GBP 1.078/us$. Pound Sterling menjadi salah satu mata uang yang dipengaruhi oleh dolar AS.

BoE melanjutkan pelonggaran kuantitatif (QE), dan mengkonfirmasi nilainya pada GBP 65 miliar. Pasar awalnya menyambut baik keputusan tersebut, QE memang bisa mengerek kenaikan pasar saham.

Namun, sekarang pasar bingung, karena kebijakan tersebut tentu dibalik oleh langkah BoE untuk menaikkan suku bunga secara agresif untuk mengurangi inflasi.

Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun naik lagi setelah turun sebentar pada hari sebelumnya, meskipun telah mencapai 4%. Imbal Hasil Obligasi tenor 10-tahun naik menjadi 3,79 persen.

Penutup

Nah itu saja informasi yang bisa admin sampaikan mengenai Mengintip Harga Bitcoin Cs Saat Bursa Saham Runtuh Dimana-mana. Semoga saja informasi yang admin berikan ini bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *