8 Manfaat Kesehatan Pepaya Sudah Terbukti

By | September 30, 2022

Redaksimuda.com – Hallo sobat semuanya, kembali lagi nih dengan admin yang baik ini. Pada pertemuan kali ini admin akan membahas mengenai 8 Manfaat Kesehatan Pepaya Sudah Terbukti.

Pepaya adalah buah tropis yang sangat bergizi untuk kesehatan, mereka dikemas dengan antioksidan yang mengurangi peradangan, melawan penyakit dan membuat Anda terlihat lebih muda dan segar.

Nah pasti Anda semua sangat penasaran sekali dengan informasi yang akan admin berikan ini. Maka dari itu, admin sarankan untuk selalu mengikuti artikel ini.

Jika Anda bertanya-tanya apa bahan dalam pepaya, artikel berikut akan mengungkapkan 8 manfaat kesehatan yang diakui pepaya.

BACA JUGA:

8 Manfaat Kesehatan Pepaya

1. Pepaya mudah dimakan dan penuh nutrisi

Buah pepaya berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan tetapi sekarang banyak ditanam di banyak bagian dunia.

Pepaya mengandung enzim yang disebut papain yang membantu memecah rantai protein dalam otot.

Oleh karena itu, orang telah menggunakan pepaya untuk melunakkan daging selama ribuan tahun.
Jika pepaya sudah matang, anda bisa memakannya mentah.

Namun, pepaya mentah harus selalu dimasak sebelum makan, terutama untuk wanita hamil, karena buah hijau sering memiliki banyak lateks, yang dapat merangsang kontraksi.

Berikut bahan-bahan dalam buah pepaya kecil (sekitar 152 gram):

Kalori: 59 karbohidrat: 15 gram serat: 3 gram Protein: 1 gram Vitamin C: 157% dari kebutuhan harian yang disarankan ( RDI) Vitamin A: 33% RDI folat (vitamin B9): 14% RDI kalium: 11% RDI dan jumlah variabel kalsium, magnesium dan vitamin B1, B3, B5, E dan K. pepaya juga mengandung antioksidan sehat yang disebut karotenoid, termasuk yang disebut likopen.

Selain itu, banyak penelitian menunjukkan bahwa tubuh Anda menyerap antioksidan ini lebih baik dari pepaya daripada dari buah dan sayuran lainnya.

2. Efek antioksidan yang kuat

Molekul radikal bebas, yang terbentuk selama metabolisme tubuh, sering meningkatkan stres oksidatif yang menyebabkan banyak risiko penyakit.

Buah pepaya memiliki antioksidan berlimpah yang membantu menetralkan radikal bebas ini. Penelitian juga menunjukkan bahwa pepaya yang difermentasi juga dapat mengurangi stres oksidatif pada orang tua, orang dengan pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Selain itu, banyak peneliti percaya bahwa terlalu banyak radikal bebas di otak merupakan faktor penting dalam penyakit Alzheimer.

Dalam sebuah penelitian, pasien Alzheimer yang diberi ekstrak pepaya fermentasi selama 6 bulan mengalami pengurangan 40% kerusakan oksidatif pada DNA, yang juga terkait dengan penuaan dan kanker.

BACA JUGA:

Pengurangan stres oksidatif disebabkan oleh kandungan likopen dalam pepaya dan kemampuannya untuk menghilangkan kelebihan zat besi yang dapat menghasilkan radikal bebas.

4. Sifat anti kanker

Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan likopen yang ditemukan dalam buah pepaya dapat mengurangi risiko kanker dan mungkin bermanfaat bagi orang yang menjalani pengobatan kanker.

Selain itu, pepaya mungkin memiliki beberapa efek unik yang lebih cemerlang dari buah-buahan lainnya.

Misalnya, dari 14 buah dan sayuran dengan sifat antioksidan yang diketahui, hanya pepaya yang memiliki aktivitas melawan sel kanker payudara.

Dalam sebuah penelitian kecil pada orang dewasa yang lebih tua dengan perut inflamasi dan prakanker, persiapan pepaya yang difermentasi mampu mengurangi oksidasi.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum rekomendasi formal dapat dibuat.

5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Menambahkan pepaya ke dalam diet harian Anda dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung Anda.

Studi juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah-buahan yang tinggi likopen dan vitamin C dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Senyawa antioksidan yang ditemukan dalam buah pepaya dapat melindungi sistem kardiovaskular dan meningkatkan efek perlindungan kolesterol HDL.

Dalam sebuah penelitian, subjek uji yang mengonsumsi suplemen ekstrak pepaya fermentasi selama 14 minggu mengalami lebih sedikit peradangan dan rasio kolesterol LDL “jahat”.

BACA JUGA:

Yang lebih tinggi terhadap kolesterol HDL “baik” dibandingkan mereka yang tidak jangan gunakan. Ini berarti penurunan risiko penyakit jantung.

6. Efek mencegah peradangan

Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit kompleks dan makanan yang tidak sehat dan gaya hidup yang tidak seimbang dapat meningkatkan peradangan.

Penelitian menunjukkan bahwa buah dan sayuran kaya antioksidan seperti pepaya membantu mengurangi penanda peradangan secara signifikan.

Sebagai contoh, satu studi mencatat bahwa pria yang mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah tinggi tinggi karotenoid telah secara signifikan mengurangi kadar CRP, penanda peradangan.

7. Meningkatkan Fungsi Pencernaan

Enzim papain dalam pepaya dapat meningkatkan pencernaan protein lebih mudah. Orang-orang di daerah tropis menganggap pepaya sebagai obat yang efektif untuk sembelit dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

Dalam sebuah penelitian, orang yang makan pepaya selama 40 hari mengalami perbaikan yang signifikan dalam sembelit dan kembung.

Biji, daun, dan akar buah pepaya juga telah terbukti mengobati bisul pada manusia dan hewan. Lindungi kulit dari kerusakan.

Selain menjaga kesehatan tubuh, pepaya juga dapat membantu kulit Anda lebih kencang dan cerah.

Aktivitas radikal bebas yang berlebihan diyakini menjadi penyebab banyak kerutan, kendur, dan kerusakan kulit dari waktu ke waktu.

Vitamin C dan likopen yang ditemukan dalam pepaya membantu melindungi kulit dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan ini.

Dalam sebuah penelitian, suplementasi likopen selama 10 hingga 12 minggu mengurangi kemerahan kulit setelah paparan sinar matahari.

Dalam kasus lain, wanita yang lebih tua dengan keriput yang mengambil vitamin C, campuran Lycopene dan antioksidan lainnya selama 14 minggu mengalami penurunan yang signifikan dalam kerutan wajah, perubahan bahkan bahkan dapat diukur.

8. Rasanya enak dan mudah disiapkan

Pepaya sering memiliki rasa yang unik dan aroma yang dicintai oleh banyak orang. Namun, Kematangan adalah kunci untuk menciptakan rasa dan aroma khas ini.

Pepaya yang kurang matang atau terlalu matang dapat terasa berbeda dari buah yang matang sepenuhnya.

Untuk dianggap sebagai pepaya matang yang optimal, mereka harus memiliki warna kulit kuning hingga merah-oranye, mungkin dengan beberapa bintik hijau.

Pepaya terasa paling enak saat dingin, jadi Anda harus menyimpannya di lemari es bila memungkinkan.

Setelah dicuci, anda bisa memotong setengah memanjang, mengikis bijinya, menggunakan sendok untuk mengikis kulit seperti melon atau melon.

Selain itu, pepaya juga sangat serbaguna ketika dapat dikombinasikan dengan makanan lain untuk mendiversifikasi rasa, misalnya: membuat Salad, smoothie, makanan penutup..dll.

Secara keseluruhan, pepaya ini adalah buah yang kaya nutrisi dan memiliki rasa lezat yang khas.

Komposisi buah pepaya mengandung antioksidan kuat seperti likopen yang membantu mengurangi risiko banyak penyakit, terutama yang cenderung berkembang seiring bertambahnya usia seperti penyakit jantung dan kanker.

Ini juga dapat melawan tanda-tanda penuaan yang terlihat pada kulit, membuat kulit anda lebih halus dan terlihat lebih muda. Tambahkan buah yang lezat dan sehat ini ke dalam diet Anda hari ini.

Akhir Kata

Nah itu saja informasi yang bisa admin sampaikan mengenai 8 Manfaat Kesehatan Pepaya Sudah Terbukti. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *